Tahapan Seleksi Perangkat Desa dari Awal sampai Akhir

Tahapan seleksi perangkat desa cukup memakan waktu dan butuh usaha lebih untuk melengkapi dokumen persyaratan melamar sebagai perangkat desa.

Pengisian Perangkat Desa adalah serangkaian proses dalam rangka mengisi kekosongan jabatan Perangkat Desa melalui ujian tertulis oleh Panitia Pengisian Perangkat Desa.

Penjaringan adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh Panitia Pengisian Perangkat Desa yang meliputi kegiatan penentuan persyaratan, pengumuman dan pendaftaran Bakal Calon.

Penyaringan adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh Panitia Pengisian Perangkat Desa berupa pelaksanaan seleksi bagi Calon sampai dengan diperolehnya hasil.

Panitia Pengisian Perangkat Desa adalah kepanitiaan yang dibentuk oleh Kepala Desa untuk melaksanakan kegiatan proses penjaringan dan penyaringan bagi jabatan Perangkat Desa.

Seleksi tahap pertama

Apa saja dokumen yang perlu disiapkan untuk mendaftar sebagai Perangkat Desa?

Dokumen yang digunakan untuk melammar sangatlah banyak, bisa dibilang bahwa hanya dengan melihat persyaratannya saja sudah bisa menyeleksi orang-orang malas.

Kelengkapan administrasi pendaftaran mungkin saja bisa berbeda di masing-masing daerah, tetapi perbedaanya tidak akan terlalu jauh. Contoh persyaratan administrasi Perangkat Desa sebagai berikut:

1. Warna Negara Republik Indonesia (dibuktikan dengan foto copy KTP dan KK yang dilegalisasi oleh DUKCAPIL.

2. Surat pernyataan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

3. Surat pernyataan untuk memegang teguh dan mengamalkan pancasila, melaksanakan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika.

Trending hari ini:  Hari Gini Masih Nganggur? Kamu Pemalas!

4. Fotokopi ijazah pendidikan formal dari tingkat dasar sampai akhir. Contoh: ijazah SD, SMP, SLTA/sederajat, Diploma, Sarjana, Magister, Doktor.

5. Fotokopi akta kelahiran atau surat keterangan kenal lahir yang dilegalisasi.

6. Surat pernyataan bersedia dicalonkan menjadi Perangkat Desa.

7. Surat keterangan dari ketua pengadilan bahwa tidak pernahh dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun atau lebih.

8. Surat keterangan dari ketua pengadilan negeri bahwa tidak sedang dicabut hak pilihnya sesuai dengan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap,

9. Surat keterangan berbadan sehat dari puskesmas atau petugas kesehatan yang berwenang lainnya.

10. Izin tertulis dari pejabat yang berwenang bagi PNS, karyawan BUMD/BUMN atau anggota TNI POLRI.

11. Surat Ketarangan Catatan Kepolisian (SKCK) dilegalisasi.

12. Pas foto berwarna ukuran 4×6 cm sebanyak 5 (lima) lembar.

13. Daftar riwayat hidup.

14. Surat lamaran untuk mendaftar Perangkat Desa.

*Siapkan materai 10ribu untuk dokumen surat lamaran dan surat pernyataan. Kira-kira 3-4 buah materai.

*Semua persyaratan difotokopi sebanyak 5 (lima) lembar dan dilegalisir semua.

Peserta akan diberi waktu untuk melengkapi dokumen pendaftaran calon Perangkat desa, biasanya selama 3 (tiga) hari.

Trending hari ini:  Kupas Tuntas Bisnis Database atau Pin Konveksi, Menipu dan Membodohi?!

Tahap kedua seleksi Perangkat Desa

Penetapan Bakal Calon Menjadi Calon

Perlu kamu ketahui bahwa pada tahap pertama, status pelamar masih berupa bakal calon. Artinya belum resmi menjadi calon Perangkat Desa.

Setelah penelitian perkas dan panitia menilai bahwa tidak ada dokumen yang kurang, alias memenuhi syarat. Barulah bakal calon ditetapkan menjadi calon.

Tahap ketiga seleksi Perangkat Desa

Pelaksanaan seleksi

Teruntuk kamu yang ingin atau sedang mendaftar sebagai perangkat desa, sebaiknya persiapkan diri sebelum ujian dimulai. Penulis anggap kamu sudah melewati tahap seleksi administrasi dan sedang menyiapkan diri untuk tes seleksi perangkat desa.

Apa itu perangkat desa?

Perangkat Desa adalah unsur staf yang membantu Kepala Desa dalam penyusunan Kebijakan dan koordinasi yang diwadahi dalam Sekretariat Desa, dan unsur pendukung tugas Kepala Desa dalam pelaksanaan kebijakan yang diwadahi dalam bentuk pelaksana teknis dan unsur kewilayahan.

Apa saja kisi-kisi soal ujian perangkat desa?

Perlu diketahui bahwa bisa saja materi atau kisi-kisi soal perangkat desa berbeda tergantung masing-masing daerah. Semuanya tergantung oleh panitia seleksi dan pihak ketiga yang ditunjuk untuk kerja-sama dalam pelaksanaan ujian.

*Biasanya panitia seleksi perangkat desa bekerja sama dengan salah satu Universitas.

Umumnya materi seleksi perangkat desa adalah sebagai berikut:

  • Pancasila
  • Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • Bahasa Indonesia
  • Pengetahuan Peraturan Daerah
  • Matematika
  • Pengetahuan Umum tentang Pemerintahan Desa
  • Pemberdayaan Masyarakat
Sedangkan materi tes kemampuan dasar komputer meliputi:
  • Microsoft Word
  • Microsoft Excel
  • Microsoft Power Point (opsional)
Trending hari ini:  Pengalaman Nulis di UC News? Berapa Bayaranya?

Tahap keempat, pengumuman hasil tes seleksi Perangkat Desa

Selanjutnya pihak ketiga menyerahkan hasil seleksi atau tes Perangkat Desa kepada panitia Tim Pengangkatan. Hasil seleksi ini murni dari pihak ketiga tanpa campur tangan/intervensi dari panitia,

Tahap kelima, Pelantikan Perangkat Desa

Sebelum Perangkat Desa dilantik, ada konsultasi tertulis antara Kepala Desa dengan Camat untuk mendapatkan rekomendasi. Selanjutnya SK pengangkatan, jika tidak ada masalah akan dilanjutkan dengan pelantikan.
Itulah tahap-tahap seleksi Perangkat Desa, yang paling sulit dan butuh tenaga adalah bagian penyiapan berkas lamaran. Seperti yang kita tahu bahwa birokrasi pemerintahan kita sangatlah rumit dan berbelit belit, sudah ada sistem online tapi banyak bug dari website pemerintah.
Sangat disayangkan bahwa pengelolaan website atau layanan milik negara justru kalah dengan swasta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *